Pengalaman Pertama Pasang KB IUD

By Lidya Basrindu - 14.51

Bismillah...

Pengalaman Pertama Pasang KB IUD 

Setelah menunda-nunda untuk pasang KB Spiral atau KB IUD akhirnya hari ini aku pasang juga. Sebelumnya aku pernah minum KB Pil tapi kelupaan minumnya dan pernah juga KB suntik 3 Bulan yang cuma 1x aja karena perubahan hormonnya berasa banget di aku.

Kenapa kok sekarang pengen pasang KB Spiral? Karena jujurrrr dengan kondisi aku sekarang yang di perantauan dengan dua bayi sungguhlah penuh kejutan setiap harinya. Aku juga merasa belum bisa maksimal dalam mendidik kedua anakku, karena dua ini saja kewalahan. Padahal kita tahu kan bahwa dalam Islam pendidikan terbaik dan pertama itu harusnya datangnya dari sang ibu, sehingga untuk sekarang agar pendidikan dan perhatian keduanya lebih maksimal harus memberi jarak yang lebih jauh antara anak-anak dan ikhitiarnya adalah dengan menggunakan KB IUD. 

Baca juga: Agar Ibu Tetap Aktif dan Sehat di Masa Pandemi 

Dan menurut aku KB IUD ini paling mudah dan aman untuk aku yang pelupa ini dan juga tidak merubah hormon seperti KB suntik yang sebelumnya aku pakai. Dan kalau ada yang tanya hukum menggunakan KB dalam Islam adalah boleh kalau untuk mengatur jarak kelahiran ya. 

Harusnya KB IUD dipasang saat sedang nifas atau haid agar tidak terlalu nyeri karena mulut rahim sedang dalam keadaan terbuka, tapi.. Karena sejak KB suntik itu aku sudah tidak haid lagi, sudah setengah tahun lebih aku tidak haid loh. Bidan yang di Palangka pun menyarankan tunggu haid saja dulu biar lebih nyaman, tapi karena tidak haid juga akhirnya ya aku putuskan untuk sekarang aja deh pasangnya mumpung ingat juga.

Di mana dan berapa biaya pasangnya? 

Aku pasang KB IUD di Praktek Bidan Endang di Banjarmasin, awalnya sih masih belum kepikiran mau pasang IUD tapi jadi pengen setelah dengar orang mau pasang juga waktu aku antar Fayla Imunisasi campak di sana. Yasudah deh bismillah janjian besoknya untuk pasang spiral dan juga sunat Fayla.

Sebelum pemasangan IUD ditensi dulu dan aku juga testpack dulu untuk memastikan sedang tidak hamil, karena aku tidak haid kan jadi mungkin aja ada kemungkinan hamil yang tidak diketahui. Alhamdulillah hasilnya negatif hihi. Selain itu ibu bidan juga kasih liat barangnya yang mau dimasukkan ke dalam rahim kita, aku pilih IUD.... Harganya Rp 450.000 dan pilihan satunya harganya Rp 250.000

Gimana Proses Pemasangannya? 



Proses pemasangannya tidak terlalu lama kok mungkin 10 menitan ya, karena aku gak hitung juga dan gak pegang HP waktu itu. Kita berbaring dengan posisi seperti mau lahiran gitu loh, dengan paha yang ditekuk dan dibuka lebar. Proses dimulai dengan membuka vagina kita dengan alat seperti cocor bebek 😂 serius deh mirip sama cocor bebek, nah alat itu yang akan membuka vagina kita untuk memasukkan si IUD ini. Entah lah seperti apa proses detailnya tapi bisa ditonton di video di atas ya kurang lebih kayaknya gitu caranya, yang pasti aku rasakan adalah seperti ada yang dimasukkan ke dalam dan langsung berasa nyeri haid.

Si cocor bebek atau alat spekulum vagina

Gimana rasanya saat dipasang? 

Tau kan rasa nyeri atau kram haid seperti apa, nah rasa seperti itu yang muncul setelah IUD dimasukkan ke rahim. Oiya untuk mengurangi nyeri seharusnya kita tidak boleh gugup atau tegang yah, aku juga agak tegang sedikit waktu itu alat masuk jadi tambah nyeri kayaknya yah gara-gara itu.

Sepanjang alat dipasang aku cuma bisa komat-kamit baca dzikir karena nyeri kan pasangnya 😂 cuma tingkat nyerinya itu masih di bawah melahirkan dan di bawah lepas jahitan lahiran, ini tuh berasa ada yang dimasukin dan berasa agak diobok-obok gitu loh rasanya hahaha. Tapi dari banyak cerita yang aku baca di blog ibu lain, seharusnya gak nyeri dan lebih cepat selesainya kalau dipasangnya saat sedang haid karena si mulut rahim terbuka. 

Baca juga: Efek samping KB suntik 3 Bulan & Rasanya hamil Berjarak dekat 

Oiya aku juga nanya bidannya ini nyeri bakalan sampai kapan, kalau kata beliau sih paling lama 2-3 hari nyerinya karena masih penyesuaian dengan tubuh kita. Karena dia benda asing kan masuk ke dalam tubuh.

Setelah IUD dipasang, langsung ditensi lagi dan dicek keberadaan si IuD ini dengan USG, alhamdulillah posisinya pas dan terlacak dengan baik melalui USG.

Sebelum pulang juga dibekalin obat penahan nyeri yang diminum selama nyerinya masih berasa, Selanjutnya perlu kontrol sebulan lagi dan cek pertahun selama 5 tahun kedepan, mudahan si IUD ini cocok bertahan bertahan-tahun sama aku ya. Aamin

Untuk moms yang pengen pasang IUD juga jangan takut ya karena prosesnya sebenarnya tidak menyeramkan dan hanya sedikit nyeri di aku 😁 saran aku cari bidan atau dokter yang sudah sangat berpengalaman dan nyaman ketika diajak ngobrol atau konsultasi, sehingga kita juga merasa nyaman ketika dilakukan tindakan.

Sumber gambar: IUD (dream.co.id), alat cocor bebek (tokopedia) 

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

komentar anda sangat membantu saya untuk blog ini, terimakasih :)

Postingan Populer