Hello Oxford

By Lidya Basrindu - 02.45


 Fuh. what a hectic day, btw finally ive become a collage student, yes aku udah jadi mahasiswi setelah penantian panjang hahaha, seneng sih akhirnya bisa jadi mahasiswi akhirnya ada kebebasan dikit yang di dapat ya lebih lebih dikit lah daripada dulu waktu sekolah. overall sih sebenernya masih sama kayak waktu sekolah, masih harus bangun pagi ya karena aku ambil kelas pagi, ada tugas tugas yang harus dikerjain, dan pastinya masih ada homework, dan para dosen sibuk pun gak jauh beda sama guru sibuk jadinya ya gitu deh seneng seneng bete dikit :p

Allhamdulillah tadi dapat kesempatan ditugasin dari kampus buat ngehadirin acara komunikasi sosial bersama TNI di Mahligai Pancasila, ya semacam forum diskusi, dan tebak apa??!! aku datang kepagian iya pagi banget jam 8pagi di saat lagi pada gladi, sendirian duduk ngeliatin bapak bapak TNI lagi ngurus ini itu, sempat ngobrol sama beberapa bapak bapak TNI, dan lupa buat foto foto sama mereka kan ada tuh yang masih muda muda badannya pada bagus bagus gimana gitu. ditugasin sama dua kaka senior dan mereka udah semester 7 dan aku? anak baru anak semester satu ha ha ha :|
dan apakah oxford shoes itu? Oxford shoes, sepatu kulit dan beraksen tali seksi ini dibawa dari negara asalnya Skotlandia dan Irlandia. Entah kenapa dinamai Oxford. Menurut sejarahnya, di tahun 1800, para lulusan Oxford, Inggris, menciptakan sepatu yang identik dengan lubang-lubang artistik, dekoratif (toe cap) membentuk sulur yang menghias permukaan atasnya.



Seperti Coco Chanel yang lekat dengan pernik klasik, gaya sepatu Oxford atau Brogues justru terlihat Androgny, demikian pengamat fashion dunia menilai sepatu bergaya unisex tersebut. Supermodel dunia, Agynes Deyn, adalah pelopor pertama tren Oxford shoes di ranah fashion. 
Sepatu ini sekilas mirip dengan model sepatu pantofel, namun yang membedakan, Oxford shoes memiliki detail jahitan di kanan dan kiri yang membentuk sayap. Oxford Shoes biasanya hadir dalam warna-warna "aman" monokromatik, seperti hitam, coklat, abu-abu dan putih, namun kini tersedia juga Oxford Shoes dalam warna-warna cerah. (source:suaramerdeka.com)


Our incomes should be like our shoes; if too small, they will gall and pinch us; but if too large, they will cause us to stumble and to trip.
Charles Caleb Colton 

"oxford shoes itu terkadang mirip sama cewek, terkadang terlihat keras dan kuat dari luar tapi ternyata dalamnya lunak dan nyaman. oxford shoes kalau salah salah merawatnya dia bakalan lecet dan kotor, dan itu sama juga kayak cewek, jadi buat para lelaki di luar sana jagalah cewek terutama perasaannya dan jangan biarkan mereka jadi 'lecet&kotor" hihi :p "- Lidya 16th, quotes ngasal ngasal dikit
gaya gaya anime jepang. aitakattaa!!!

To be happy, it first takes being comfortable being in your own shoes. The rest can work up from there.
Sophia Bush 
ceritanya mau levitation
(oxford shoes images source: favim.com)

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

komentar anda sangat membantu saya untuk blog ini, terimakasih :)

Postingan Populer